MAIN MENU
  HOME
  Articles
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME TEACHINGS SECOND COMING

b. Menjadi pengejek-pengejek (ayat 3-4) (ref: Yudas 1:18).
Kitab Suci kita memberikan indikasi dan identitas yang jelas mengenai keberadaan pengejek-pengejek ini sehingga kita tidak perlu mencari-cari pengertian lainnya atau mendefinisikannya kembali.

-Kriteria pertama dari pengejek-pengejek ini adalah orang-orang yang hidup menurut hawa nafsu (kedagingan) mereka (walking after their lusts) (ayat 3). Mereka adalah orang-orang Kristen yang hatinya penuh dengan motivasi duniawi. Kehidupan mereka adalah kehidupan yang dituntun oleh hal-hal kedagingan bukan oleh tuntunan Ruach HaKodesh. Bandingkan dengan pernyataan Tuhan di dalam Roma 8:1 (KJV) tentang mereka yang "walk not after the flesh, but after the Spirit". Apa yang mereka ejekkan? Kata mereka: "Dimanakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan".

Mereka mengejek mengenai janji kedatangan Yeshua Hamasiah yang kedua kalinya di muka bumi ini. Bukankah hal seperti ini yang sering sekali kita dengar di lingkungan gereja Tuhan saat ini? Seorang hamba Tuhan dengan pengetahuan mengenai masa/waktu kedatangan Tuhan akan menjadi sasaran ejekan, terlebih lagi di hari-hari ini. Itu konsekwensi dari pernyataan kebenaran. Kebenaran Tuhan akan selalu diejek oleh kebenaran-kebenaran manusia, yang dari sorga selalu ditolak oleh dunia yang telah dikuasai Iblis ini. Sebenarnya para pengejek ini sedang menertawakan kebodohannya sendiri. Dan jangan heran bila yang mengejek itu memiliki jabatan-jabatan tinggi di dalam lembaga kekristenan, atau memiliki gelar-gelar hebat, atau gembala-gembala yang memiliki ratusan ribu jemaat. Secara firman Tuhan mereka hanyalah orang-orang yang hidup di dalam hawa nafsu mereka yang menyesatkan.

-Kriteria kedua dari pengejek-pengejek ini adalah orang-orang yang tidak mau tahu bahwa segala sesuatu berasal dari air dan oleh air (ayat 5-7). Air merupakan symbol yang dipakai Kitab Suci untuk menggambarkan firman Tuhan yang mengalir membawa kehidupan spiritual atas manusia (bd. Yohanes 1:1-14 yang menyatakan Firman itu adalah Yeshua Hamasiah sendiri). Para pengejek diidentifikasikan sebagai orang-orang yang "tidak mau tahu" bahwa kedatangan Tuhan adalah janji firman Tuhan yang pasti akan digenapi. Pengungkapan janji ini hanya akan diketahui melalui pendalaman pengetahuan tentang Visi Global Elohim yang sempurna. Pengetahuan tersebut di-impartasikan ketika kita meresponi-nya, sehingga terungkap apa yang menjadi kerinduan Tuhan sendiri ketika Ia menyatakan sesuatu yang menjadi rahasia-rahasia Kerajaan-Nya.

-Kelengkapan ini yang hilang atau tidak ada pada para pengejek tersebut, bahwa segala sesuatu mengenai kedatangan-Nya hanya dapat diketahui dengan menggali kandungan rahasia firman Tuhan oleh Ruach HaKodesh (dari air dan oleh air) sampai hikmat Elohim itu memberikan pengertian demi pengertian atas kebenaran-Nya yang tidak terbantahkan.

-Kriteria ketiga dari pengejek-pengejek ini adalah tidak mengetahui bahwa dihadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari (ayat 8). Artinya tidak mengetahui perhitungan dan pola waktu Tuhan. Lupa bahwa kitab Pengkhotbah 3:1 menyatakan: "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya".

Waktu merupakan sarana yang Tuhan adakan untuk memproses manusia kedalam kesempurnaannya. Karena pada prinsipnya tidak ada satu ciptaanpun yang sempurna tanpa melalui proses kesempurnaan, hanya Elohim yang sempurna tanpa proses karena Ia adalah kesempurnaan itu sendiri. Sejak dosa Adam, maka Tuhan menyatakan waktu-Nya untuk membawa manusia kembali kepada kesempurnaannya melalui beberapa tahapan proses di dalam pola waktu Tuhan, termasuk proses penebusan (karya salib) Hamasiah yang dilakukan oleh Yeshua Hamasiah sendiri untuk "membayar" dosa-dosa manusia. Dan ketika waktunya selesai, Ia akan datang kembali untuk hidup bersama gereja-Nya di dalam Kerajaan 1000 Tahun (di hari ketujuh Tuhan).

-Tidak adanya pengetahuan mengenai waktu dan pola waktu Tuhan menjadikan gereja Tuhan sebagai pengejek-pengejek yang tidak mengerti apa yang diejeknya. Mengetahui dan mengerti pola kerja Tuhan dalam waktu akan menuntun gereja-Nya kepada pembagian-pembagian wilayah waktu atau kita sebut dengan zaman. Setiap zaman memiliki kekhususan sendiri sesuai dengan visi dan misi dan tujuan serta target Tuhan atas manusia. Zaman Bapa disebut dengan zaman awal penciptaan dimana manusia diproses dalam pembentukan. Zaman Anak disebut zaman penebusan dimana proses manusia berlanjut dengan penebusan dosa. Dan zaman Ruach HaKodesh disebut zaman gereja atau zaman bangsa-bangsa dimana manusia masuk kedalam proses penciptaan kembali oleh Roh-Nya (kita akan membahas hal-hal tersebut dalam materi study Alfa & Omega, dan Peta Zaman).

-Pola waktu ini juga diterapkan di dalam bentuk kehidupan manusia yang lebih kecil, yaitu kehidupan individu/pribadi umat Tuhan. Pengetahuan melahirkan pengertian untuk apa Tuhan berjalan dalam pola waktu tertentu, dan bagaimana perwujudan akhir dari diselesaikannya seluruh rancangan Tuhan atas manusia, serta kapan berakhirnya waktu itu sendiri.



back to:   Unsur-Unsur Utama Skeptisme - c. Menganggapnya Sebagai Kelalalian Tuhan. >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Introduction.
2. Intro Continue.
3. Tuhan Datang Seperti Pencuri?
4. Orang-Orang Skeptis.
5. Unsur-Unsur Utama Skeptisme.
   - Tidak mengingat perkataan -      perkataan para nabi kudus dan      para rasul.
   - Menjadi pengejek-pengejek.
   - Menganggapnya sebagai      kelalaian Tuhan.
   - Keyakinan mereka bahwa Hari      Tuhan akan tiba seperti pencuri      di waktu malam.
6. Kriteria.
7. Orang-Orang Benar.
8. Tahu Periode Waktunya.
9. Sikap Berjaga-jaga.
10. berjaga & Berdoa.

      

  ISRAEL ARTICLE
1. Tembok Ratapan     The Wailing     Wall
2. Symbol Iblis Di Yerusalem:     Gedung Mahkamah Agung     Israel
3. Heart of Israel
4. Pandangan Umum 1: Israel     Sebagai Tanda Akhir Zaman
5. Dataran Tinggi Golan (The     Golan Heights)
  GENERAL ARTICLE
1. PERDUKUNAN : Astrologi, Sihir      & Paranormal
2. Obelisk
3. SYMBOL & LOGO SETAN: Bisnis     Lucifer.
4. KLONING: Proyek Ambisius.
5. MONDEX: MONETARY DEXTER     (Global Cashless Society)
  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.