MAIN MENU
  HOME
  Articles
   israel
   general
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME ARTICLES ISRAEL PANDANGAN UMUM1: ISRAEL TANDA AKHIR ZAMAN

SUMBER AWAL PERTIKAIAN
Seluruh isi dari Kitab Suci kita terfokus pada satu lokasi geografi yang khusus, suatu daerah yang disekitar Laut Mediteranian, yang memiliki bermacam-macam nama, seperti: Tanah Kanaan. Tanah Israel, Tanah Palestina, atau sering juga disebut Tanah Suci. Pada zaman Patriarch (Abraham, Ishak, Yakub), wilayah ini dikenal sebagai tanah orang Kanaan. Yoshua kemudian mengalahkan mereka dan menjadikan wilayah itu sebagai Tanah Israel. Israel berpegang kepada janji Elohim-Nya yang telah memberikan Tanah Kanaan ini menjadi milik pusaka 12 suku Israel sejak zaman Abraham. Raja Daud kemudian membeli wilayah orang Yebus, tempat pengirikan Arauna (lokasi Gunung Moriah) yang kemudian menjadi pusat kota Yerusalem setelah berdirinya Bait Suci Yahudi (dibangun oleh Raja Salomo). Sejak saat itu Yerusalem menjadi bagian yang tak perpisahkan dari keberadaan Israel (Israel tanpa Yerusalem adalah bukan Israel; Yerusalem tanpa Israel adalah bukan Yerusalem). Israel adalah Yerusalem dan Yerusalem adalah Israel (bd. Artikel: Yerusalem Pusat Bumi).

Secara kronologis penguasaan Israel di wilayah itu bermula pada janji Tuhan kepada Abraham (Kejadian 18), kemudian atas perintah Tuhan, Abraham mempersembahkan anaknya, Ishak, di Gunung Moriah, dan seribu tahun kemudian Raja Daud membeli lokasi itu dari orang Yebus (Arauna), selanjutnya Raja Salomo membangun Bait Suci Pertama di lokasi tersebut. Dari catatan Midras (buku suci Yahudi), di lokasi ini juga Tuhan mengambil debu dan tanah untuk dibentuk menjadi manusia Adam. Juga lokasi pendirian mezbah pertama oleh Nuh (sebelum mezbah di Ararat), dan lokasi dimana Yakub melihat langit terbuka dan ada tangga untuk malaikat turun naik. Kita lihat, betapa pentingnya arti Gunung Moriah bagi orang Israel. Dan melalui penjabaran pengetahuan Visi Global Elohim maka kita mengerti bahwa bukan kebetulan saja lokasi tersebut terus-menerus dinyatakan dalam penggambaran yang sama di dalam Kitab Suci Perjanjian Lama maupun perjanjian Baru, karena lokasi puncak Gunung Moriah ini adalah Titik Pusat Bumi (bd. MS: Pusat Bumi dan 12 Wilayah Bangsa-bangsa).

Setelah robohnya Bait Suci Pertama oleh Nebukadnezar, orang Yahudi kemudian membangunnya kembali, dan diselesaikan oleh Raja Herodes (Romawi) menjadi Bait Suci Kedua di lokasi yang sama. Tahun 70 masehi Bait Suci Kedua ini dirobohkan kembali oleh perintah Jenderal Titus (Romawi) karena pemberontakan orang Yahudi. Dan sejak saat itu tempat tersebut menjadi reruntuhan puing-puing selama kurang lebih 600 tahun. Dalam periode silih bergantinya pendudukan bangsa-bangsa atas Yerusalem lokasi Gunung Moriah kembali mendapat perhatian. Antara tahun 600 s/d 700 Yerusalem berada dibawah pendudukan bangsa Arab, dimana mereka membersihkan reruntuhan Bait Suci dan membangun dua mesjid di Gunung Moriah, Al-Aqsa dan Dome Of The Rock (Mesjid Umar). Sejak saat itulah pertikaian dimulai dan berlanjut terus bahkan sampai dengan hari ini. Issu-nya bukan lagi hanya pada keberadaan status Gunung Moriah tetapi telah melebar jauh sampai kepada masalah legalitas eksistensi Israel diatas Tanah Palestina, terutama sejak lahirnya Mandat Inggris tahun 1948 yang menyatakan berdirinya Negara berdaulat Israel Raya di Tanah Palestina. Sementara bangsa Yahudi, di pihak lain, menyatakan tuntutan yang sama atas Tanah Kanaan dan Gunung Moriah yang telah "dibeli" oleh leluhur mereka Raja Daud, mereka mempertanyakan legalitas kedua mesjid diatas lokasi reruntuhan Bait Suci mereka.

Pertikaian etnis, ras, dan religi, ini secara langsung menjadi andil terbesar atas penyebab ketidakstabilan seluruh Timur Tengah. Yahudi, Kristen/Katolik, dan Islam telah mengambil bagian masuk ke wilayah politik untuk mempertahankan kepentingan-kepentingan religius mereka di Yerusalem. Disini konflik hebat bermula, dengan melibatkan begitu banyak Negara di dunia dengan segala alasan ikatan dan kepentingannya (untuk sebanyak mungkin mengambil keuntungan), terutama ketika minyak bumi menjadi "barang mewah" karena semakin langkanya sumber-sumber dunia. Kita juga dapat memasukkan kekayaan ratusan jenis kandungan mineral dan uranium di Laut Mati, yang nilainya diperkirakan melebihi nilai kekayaan Amerika Serikat dan Eropa yang dijadikan satu. Harta karun yang telah lama dilirik oleh kekuatan-kekuatan besar di dunia. Tanah Israel benar-benar menggenapi sebutan dirinya sebagai tanah yang melimpah dengan "susu dan madu" dimana bangsa-bangsa akan memperebutkannya, sebagaimana telah dinubuatkan.



next:   Yahudi Dan Israel. >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Pusat Konflik Yang Ber-     kepanjangan.
2. Sumber Awal Pertikaian.
3. Yahudi Dan Israel.
4. Perjanjian Daging / Phisik.

      

  ISRAEL ARTICLE
1. Tembok Ratapan     The Wailing     Wall
2. Symbol Iblis Di Yerusalem:     Gedung Mahkamah Agung     Israel
3. Heart of Israel
4. Pandangan Umum 1: Israel     Sebagai Tanda Akhir Zaman
5. Dataran Tinggi Golan (The     Golan Heights)
  GENERAL ARTICLE
1. PERDUKUNAN : Astrologi, Sihir      & Paranormal
2. Obelisk
3. SYMBOL & LOGO SETAN: Bisnis     Lucifer.
4. KLONING: Proyek Ambisius.
5. MONDEX: MONETARY DEXTER     (Global Cashless Society)
  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.