MAIN MENU
  HOME
  Articles
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME PRAYER STATEMENT JEALOUS OF THE CHRIST OR PASSION OF THE CHRIST?


CEMBURU
Perkataan cemburu begitu melekat pada Tuhan Yahweh Adonai Ekohim khususnya di era Perjanjian Lama, namun entah bagaimana perkataan atau sifat cemburu seolah-olah selalu berkesan buruk dan negatif. Apa saja yang dapat membangkitkan rasa cemburu :
  1. Orang menjadi cemburu bila ia melihat orang yang dikasihi berpaling kepada orang lain. Contoh: Laki-laki yang sedang pacaran jika melihat wanita yang menjadi pacarannya itu lebih tertarik kepada pria lain maka ia akan cemburu. Ketika kesetiaan menjadi pudar dan hati manusia berpaling dari pasangannya.
  2. Dapat pula seseorang menjadi cemburu karena ia ingin memiliki apa yang dimiliki orang lain. Contoh: seorang ibu rumah tangga yang punya kulkas kecil melihat tetangganya membeli kulkas besar 4 pintu, lalu ibu itu ingin memiliki juga kulkas yang sama atau bahkan lebih besar. Ketika tidak puas dengan milik sendiri dan ingin milik orang lain.
  3. Dan yang terakhir ialah rasa cemburu karena takut kehilangan sesuatu yang kita miliki. Karena takut kehilangan reputasi orang menjadi cemburu melihat ada orang lain yang menjadi lebih terkenal atau sukses. Orang menjadi cemburu karena takut kehilangan kenyamanan yang sudah dimiliki. Cemburu bila melihat perusahaan orang lain lebih maju dibanding perusahaannya.
Hati manusia selalu punya kecenderungan ini, disebut sebagai sifat cemburu yang terkadang sulit dibedakan dengan iri hati. Kita ingin baju yang lebih baik karena melihat orang lain berpakaian lebih bagus, kita ingin telepon genggam baru karena teman kita baru saja membeli telepon genggam baru yang lebih bagus dari yang kita miliki. Laptop yang lebih baik, mobil yang lebih bagus, rumah yang lebih besar, perhiasan yang lebih bagus dan begitu banyak lagi yang dapat membangkitkan rasa cemburu jika kita membandingkan dengan milik orang lain. Bahkan dalam kehidupan rohani jika melihat gereja orang lain lebih besar dan bagus, jemaatnya lebih banyak, alat-alat musiknya lebih lengkap, pengkotbahnya orang-orang yang lebih terkenal, jemaatnya banyak orang terpandang, dan lain-lainnya juga dapat menimbulkan kecemburuan. Yang lebih mengherankan lagi adalah ketika orang cemburu karena orang lain lebih berpengetahuan akan Tuhan, lebih bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.

Ketika Saul pulang dari peperangan dan mendengar perkataan "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh", dia tidak permasalahkan namun ketika dilanjutkan dengan "tetapi Daud berlaksa-laksa" maka marahlah Saul karena takut kehilangan kedudukannya sebagai raja. Karena cemburu, pikirnya ketika rakyat lebih memuji Daud maka setelah ini tahtaku akan beralih ke Daud (1 Samuel 18:7-9). Ketika orang-orang Farisi melihat Yeshua melakukan mukjizat menyembuhkan orang sakit di hari Sabat, mereka takut kehilangan "tradisi" Sabat mereka. Ketika orang-orang Farisi melihat Yeshua mengajar dengan penuh hikmat dan kuasa, mereka cemburu karena orang-orang lebih tertarik kepada Yeshua dibanding ajaran mereka. Ketika Yeshua masuk ke Yerusalem dan di-elu-elu-kan sebagai Raja orang Yahudi, mereka cemburu dan takut kehilangan otoritas bangunan Bait Tuhan (Jika ada raja lain selain Herodes yang dipilih Romawi maka dianggap ada pemberontakan dan bisa berakibat orang Romawi mengambil alih lagi semua pemerintahan orang Yahudi termasuk atas ibadah mereka). Ketika Yeshua bersikap bersahabat dengan pelacur dan pemungut cukai maka marahlah hati orang-orang Farisi karena Yeshua bersikap bertentangan dengan aturan-aturan agamawi mereka tentang kekudusan. (Jika kita adalah mantan penjahat/pendosa terkenal maka ketika kita ke gereja tertentu, ada "orang-orang kudus" yang takut sekali ada dekat-dekat dengan kita, kata orang-orang farisi modern itu "takut tertular jadi tidak kudus").

Bahkan murid-murid Yeshua sendiripun mengalami hal yang serupa. Ketika Yohanes dan Yakobus (Matius 20:20-24) meminta untuk dapat duduk disebelah kanan dan kiri tahta-Nya ketika Yeshua memerintah kelak, maka marahlah kesepuluh murid yang lain karena cemburu. Ketika Yohanes dalam perjamuan makan terakhir duduk disebelah kanan Yeshua dan meletakkan kepalanya di dada-Nya, maka hati Petrus menjadi cemburu dan duduk jauh berhadapan dengan mereka (dari artikel the reclining seat of Jesus). Ketika perempuan itu menuangkan minyak narwastu yang begitu mahal ke kaki Yeshua maka hati Yudas cemburu karena ia lebih memperdulikan nilai uangnya dari minyak narwastu itu.(Yoh 12:4-5). Dan yang terburuk adalah ketika Yudas membuat Maria Magdalena terlihat seolah-olah seorang "pemboros" dan Yudas-lah yang baik dengan pernyataan "kenapa tidak dijual saja seharga 300 dinar dan diberikan kepada orang miskin". "Ada ayatnya loh di Matius 19:21 ketika Yeshua menyuruh orang kaya menjual hartanya dan berikan kepada orang miskin," kata Yudas.

Cemburu selalu berkesan jelek bahkan menjadi penyebab utama iri hati lalu menjadikan seseorang egois, mengeluh, kecewa dan marah. Ketika egois manusia menguasai maka mengakibatkan orang membenarkan segala cara untuk mendapatkan yang ia kehendaki, keputusan-keputusan yang salah dan bahkan bisa berakibat fatal. Cemburu, iri hati dan egois akan berkata "saya seharusnya diperlakukan lebih dari orang itu", "saya seharusnya yang dipromosikan bukan orang yang baru itu", " jangan sentuh barang milik saya", "saya mau punya yang seperti miliknya bahkan yang lebih baik", "ini milik aku sendiri dan tidak akan aku bagikan dengan orang lain".

Betapa banyak berita sehari-hari yang dapat kita baca, lihat dan dengar tentang akibat dari ulah suami yang cemburu kemudian memukul, membakar dan akhirnya membunuh istrinya sendiri. (bd. kitab Amsal 6:34 "Karena cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam." Seorang laki-laki bersama 2 temannya membunuh seorang wanita (mantan pacarnya) yang sudah pacaran lagi dengan pria lain sementara ia berada di penjara. Dan banyak lagi yang dapat kita temukan berita-berita seperti ini setiap hari.

Cemburu bukan hanya menghancurkan diri orang itu sendiri (Amsal 14:30 Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang), tetapi ia juga menghancurkan orang-orang disekelilingnya (Yakobus 3:16 "Sebab di mana ada iri hati (versi ASV jealousy = cemburu) dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat"). Martin Luther pernah berkata "terlalu banyak orang Kristen cemburu terhadap kenikmatan orang-orang berdosa, dan terhadap sukacita orang-orang kudus karena mereka tidak memiliki keduanya." Dan perlu kita ingat baik-baik yang mejadi penyebab kejatuhan dari iblis lucifer adalah kecemburuannya akan tahta Yahwe. Kondisi hati yang berisi ketidak-puasan akan jabatannya (pemimpin pujian & penyembahan di surga), ingin mendirikan tahtanya melebihi tahta Tuhan, ingin menyamai yang Maha Tinggi (Yesaya 14:12-14).

Dan adalah IRI HATI dan CEMBURU yang pada akhirnya menjadi isi hati imam-imam kepala Bait Tuhan ketika mereka menyerahkan Yeshua Hamasiah untuk disalibkan kepada Pilatus. Markus 15:10 "Ia memang mengetahui, bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan Yesus karena dengki ( kata dengki dalam versi ISV dan CEV jealous = cemburu)."



next:   Tuhan yang Penuh Hasrat Belas Kasih.  >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Melihat film Passion of The     Christ.
2. Tuhan yang Cemburu atau roh     cemburu?
3. Cemburu.
4. Tuhan yang Penuh Hasrat Belas     Kasih.
5. Qanna or Zeal and Ardour.
6. Renungkan dan doakanlah.

      

  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.