MAIN MENU
  HOME
  Articles
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME PRAYER STATEMENT JEALOUS OF THE CHRIST OR PASSION OF THE CHRIST?


QANNA or ZEAL and ARDOUR
Berangkat dari pengertian di atas maka mari kita renungkan bersama-sama. Yeshua Hamasiah adalah Tuhan yang sempurna. Dia tentu punya jiwa, perasaan dan pikiran. Kasih yaitu Ruach Hakodesh tentu dapat berduka, Yeshua menangis di taman Gethsemani, Yeshua kecewa dan bahkan marah ketika Ia melihat Bait Tuhan dijadikan sarang penyamun. Bapa Yahwe Adonai juga sedih bahkan sangat sedih dan hati-Nya pun terkoyak ketika Ia melihat Anak Manusia disiksa dan akhirnya mati tergantung di kayu salib.

Namun semua itu lahir dari hati yang penuh kasih (dari Ruach Hakodesh), bahkan sangat mengasihi dan menyukai manusia yang adalah gambar dan rupa-Nya. Setiap perkataan dan perbuatan-Nya bahkan pembalasan murka-Nya tidak pernah didasarkan kepada cemburu dan iri hati kepada iblis ataupun kepada manusia yang tidak taat kepada-Nya.

Sebagai anak-anak sulung-Nya sudah seharusnya kita mengerti akan tindakan Yahwe Elohim Yeshua Hamasiah yang adalah kepala dimana yang ada adalah hukum-hukum, peraturan dan ketetapanNya. Di dalam dimensi perjanjian manusia daging yang dimulai sejak Abraham (bd.Lesson Perjanjian Manusia), Tuhan berhadapan dan berhubungan dengan manusia tanpa melalui kasih karunia Yeshua Hamasiah, jelas setiap pelanggaran dan ketidak-taat-an Israel ketika mereka memilih menyembah berhala-berhala lainnya akan mengakibatkan roda pemerintahan Tuhan menjalankan hukumNya. Hanya ada berkat atau kutuk. Tuhan atau iblis. Memilih Tuhan menerima berkat. Memilih iblis menerima kutuk dan hukuman.

Di dalam dimensi perjanjian yang lebih mulia ini (bd.Lesson Perjanjian Roh) maka hal yang sama terjadi secara prinsipnya. Yang terjadi adalah berkat spiritual atau kematian atau kutuk secara spiritual. Bagi kita rekan sekerjaNya yang berhadapan dengan Yeshua Hamasiah yang adalah Kepala. Keuntungan kita adalah karena kita datang melalui Yeshua Hamasiah yang merupakan kasih karunia itu sendiri.

Bayangkan jika anda adalah seorang hakim yang harus mengadili dan menjatuhkan keputusan hukuman kepada anak anda sendiri yang ditangkap karena berbuat salah. Secara jabatan anda tetap harus tegas menjalankan keadilan namun secara keluarga anda adalah orang tua yang mengasihi anak anda. Ketika kita berhadapan dengan Yahwe Adonai Elohim sebagai anak sulung, Yeshua yang adalah Kepala menjalankan hukum-Nya atas pelanggaran kita namun kasih karunia Yeshua Hamasiah mengikuti kita, ketika kita bertobat dan memperbaharui kembali status kita (bd.Lesson Perjanjian Roh) maka pengampunan berlaku dan Ia menjadikannya untuk kebaikkan kita yang mengasihi Dia. Sekalipun akibat dari dosa tetap ada dan harus kita tanggung. Namun kita menanggungnya bersama Dia yang memberi kekuatan kepada kita.

Tahukah anda bahwa Dia BUKAN Tuhan yang egois. Kalau Dia egois, bagaimana mungkin Dia menjadikan kita segambar dan serupa dengan Dia? Yeshua Hamasiah tidak pernah egois dan cemburu terhadap kita. Dia tidak pernah merasa tersaingi oleh iblis. Ini bukan masalah kompetisi antara Yeshua dengan iblis dalam memperebutkan manusia. ( Mat 7:13-14 13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; 14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya." ). Karena jelas kalau kita melihat secara kuantitas maka jumlah orang yang menuju kebinasaan jauh lebih banyak dibanding dengan yang menuju kehidupan. Apakah ini berarti Yeshua "kalah" dalam kompetisi ini? Tentu tidak, ini bukan masalah kuantitas tetapi ini adalah masalah KUALITAS.

Ini adalah masalah begitu besar keinginan-Nya, kehendak-Nya (eager from freewill), hasrat-Nya (passion), semangat (antusiasm) untuk mengasihi (love) dan berbelas kasihan (compassion) kepada kita. Masalah, keributan, ke-egois-an, iri hati, cemburu, kejahatan, malapetaka, hukuman, kutuk, kecelakaan (silahkan anda sebutkan apa saja yang anda tahu yang berhubungan dengan yang jelek, negatif, jahat dan iblis) adalah karena kita secara sadar atau tidak sadar oleh kehendak bebas kita (freewill) menolak, tidak taat, dan tidak menghiraukan kehendak-Nya (tuntunan Ruach HaKodesh yang adalah kasih itu sendiri).

Bagaimana bisa menyembah Tuhan kalau kita egois? Menyembah Dia dalam Roh dan Kebenaran sementara hati kita penuh dengan cemburu, iri hati dan egois? Kita datang kepadaNya dengan membawa semua kebutuhan kita (ego manusia daging kita), persoalan kita (kenyamanan yang kita butuhkan) dan kemauan kita (my will, my way, my desire, mine, me, myself and I). Kita mengaku anak sulung, kita ber-"Derek" dan "Yada" melalui persekutuan dengan Tubuh dan Darah-Nya, kita mengaku kehendak-Nya adalah kehendak kita. Namun ketika dihina, diludahi, ditampar, kita membuka mulut dan keluarlah kata-kata kebun binatang, air selokan dan jurus-jurus kung-fu bermunculan. Ketika punggung ini akan dicambuk, kita berbalik dan mengambil cambuk itu dan membalas mencambuki para prajurit. Ketika setiap kali paku itu siap ditancapkan ke telapak tangan kita, kita mengepalkan tangan dan meninju para prajurit.

Hanya karena qanna, zeal dan ardour, Yeshua menyangkal diri-Nya, taat sampai di kayu salib. ( Fil 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib). Dalam kehidupan Yeshua ada kemarahan tanpa pemberitahuan (Yoh 2:15-17), ada perkataan yang begitu tajam (bodoh dan celakalah berkali-kali) kepada orang-orang Farisi (Luk 11:39-44), hardikan "enyahlah iblis" kepada Petrus (Mat 16:23), teguran keras "hai orang munafik" dan sindiran orang yang tidak layak diberi barang kudus dan mutiara disamakan dengan "anjing" dan "babi" (Mat 7:5-6). Tetapi semua ini lahir dari "seorang" yang telah KOSONG ( Fil 2:6-7 6 yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia). Begitu kosong, merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati di kayu salib. Sehingga Ia begitu penuh, ditinggikan dan bangkit dari kematian naik ke surga. Semua itu lahir dari "qanna", zeal dan ardour kepada manusia.



next:   Renungkan dan doakanlah.  >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Melihat film Passion of The     Christ.
2. Tuhan yang Cemburu atau roh     cemburu?
3. Cemburu.
4. Tuhan yang Penuh Hasrat Belas     Kasih.
5. Qanna or Zeal and Ardour.
6. Renungkan dan doakanlah.

      

  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.