MAIN MENU
  HOME
  Articles
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME PRAYER STATEMENT PENDOA SYAFAAT

MENYARING YANG BENAR DAN YANG SALAH
Keberadaan ginjal ditubuh manusia adalah organ yang amat penting dan vital. Ginjal berfungsi sebagai penyaring atau filter dari darah. Ginjal yang gagal berfungsi dapat mengakibatkan manusia meninggal. Sebab darah yang terkontaminasi dengan racun baik dari udara, makanan atau minuman, obat-obatan tertentu akan disaring di ginjal. Jika ginjal gagal menyaring semua itu secara perlahan namun pasti tubuh kita terus menerima racun-racun tersebut dan mengakibatkan semua organ yang lain ikut rusak. Tetapi jika ginjal berfungsi dengan baik dan menyaring darah kotor menjadi darah bersih maka sesudah itu darah yang bersih akan disebarkan keseluruh tubuh dan ikut membuat seluruh organ tubuh yang lain menjadi sehat.

Ketika Tuhan menyatakan Ia yang membentuk sepasang ginjal kita. Ia sedang menyatakan bahwa kemampuan untuk menyaring (fungsi ginjal) telah Tuhan bentuk sejak semula dalam hidup kita untuk berpasangan dengan kemampuan dari Roh Kudus untuk menyaring apa yang BENAR dan SALAH. Nama kemampuan itu adalah kehendak bebas atau hati nurani menurut beberapa orang. Walaupun belum sempurna karena masih dalam tahap awal. Tetapi kemampuan itu telah diberikan. Seperti orang sekalipun gagal ginjal atau masih dapat hidup dengan satu ginjal saja. Demikian pula manusia dapat hidup hanya dengan satu “ginjal”, dengan pertimbangan mereka secara pribadi, dengan hati nurani mereka sendiri. Tetapi tanpa berpasangan dengan kemampuan “ginjal”  yang satu lagi (Ruach Hakodesh), secara perlahan namun pasti manusia akan menuju kepada kebinasaannya.

Dan perkataan “thou hast covered me in my mother's womb “ harusnya diterjemahkan “Engkau telah melindungi aku sejak dalam kandungan ibuku.” Bayangkan betapa Tuhan telah melindungi, menjaga dan memagari kita bahkan sejak kandungan ibu kita. Jelas perkataan melindungi berbeda artinya dengan perkataan menenun.  Tetapi jika Tuhan melindungi kenapa ada yang lahir dalam kondisi fisik cacat ? Jawabannya ialah sangat bisa terjadi karena Matius 9:29  Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu." Dan Matius 8:13  Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Sebab percayamu adalah Tuhan menenun orang cacat, Tuhan menjadikan hari malang dan seterusnya. Kalau kita percaya dan beriman bahwa Tuhan TELAH MELINDUNGI aku sejak dalam kandungan ibuku maka terjadilah sesuai dengan percaya atau imanmu. Bahwa Tuhan benar-benar melindungi kita sejak dalam kandungan. Jika perlindungannya begitu sempurna maka ketika proses dari sel embrio yang terus bertumbuh menjadi bayi (proses menenun), mustahil akan lahir cacat. Mustahil lahir dalam kondisi buta. Mustahil lahir dan hidup dalam kesengsaraan yang terus-menerus.

Dalam kitab Pengkotbah 7:14 “Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang inipun dijadikan Elohim seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya.” Terjemahan kitab KJV (King James Version) berbunyi “In the day of prosperity be joyful, but in the day of adversity consider: God also hath set the one over against the other, to the end that man should find nothing after him.” Pada kata-kata yang ditandai dengan warna merah seharusnya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia “tetapi pada hari bermasalah atau kesulitan pertimbangkanlah: Tuhan juga telah menetapkan yang satu bertentangan dengan yang lain.” Bila kita lihat sekarang maka pengertian yang didapat adalah : Pada hari-hari dimana kita mengalami kesulitan atau masalah, maka ingatlah, pertimbangkanlah, pikirkanlah bahwa Tuhan juga telah menetapkan adanya suatu hari-hari yang bertentangan dengan hari-hari kesulitan dan bermasalah tersebut yaitu adanya hari-hari “prosperity” = hari-hari kemakmuran, kelimpahan dan kejayaan untuk kita bersuka-cita.

Jelas sekarang bahwa Tuhan yang adil telah menetapkan bahwa lawan dari kemakmuran adalah kemiskinan. Lawan dari kesejahteraan adalah kesulitan. Lawan dari kejayaan adalah kehancuran. Tidak pernah Tuhan menetapkan lawan kemakmuran adalah kejayaan. Sebagaimana anak kecilpun tahu lawan dari senang adalah sedih. Tidak akan pernah lawan dari senang adalah berani. Tuhan telah menetapkan dan ketetapan-Nya adalah hari kemakmuran (prosperity) lawannya adalah hari kesulitan (adversity). Supaya pada akhirnya manusia tidak dapat menemukan sesuatu “yang lain” pada masa depannya. Sampai kapan pun manusia mencari sesuatu di masa depannya dia akan tetap menemukan lawan dari baik adalah jahat, lawan dari benar adalah salah dan lawan dari “kemakmuran” adalah “ke-TIDAK-makmuran”.




next:   siapakah YANG BERDOSA sehingga ia dilahirkan buta?. >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Mengapa Ada Yang Lahir     Cacat?
2. Tuhan Mengijinkan?
3. Kesalahan Siapa?
4. Menyaring Yang Benar dan     Yang Salah.
5. siapakah YANG BERDOSA     sehingga ia dilahirkan buta?
6. Terang Itu...!
7. Renungkan dan Mengucap     Syukur.

      

  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.