MAIN MENU
  HOME
  Articles
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME PRAYER STATEMENT PENDOA SYAFAAT

RENUNGKAN DAN MENGUCAP SYUKUR
Memang tidak mudah mengucap syukur ketika ketika kondisi manusia kita tidak sempurna. Tidak mudah mengucap syukur ketika kita harus terus menggantikan fungsi kaki kita dengan kursi roda ditengah lingkungan yang berkaki normal. Tidak mudah mengucap syukur ketika mata kita hanya melihat kegelapan di tengah lingkungan yang dapat melihat. Atau meng-akrab-kan diri kita dengan lapar secara spiritual akan kebenaran ditengah lingkungan yang selalu merasa kenyang atau sudah cukup dengan kebenaran yang mereka terima selama ini. Namun jangan sampai ketidak-tahuan atau pemahaman yang salah tentang Tuhan menjadi alasan untuk kita menyatakan bahwa memang Tuhan yang menenun sejak kandungan sehingga orang tersebut lahir cacat. Atau menyatakan supaya pekerjaan Tuhan dapat dinyatakan dalam diri orang itu.

Saya berpikir apakah pekerjaan iblis kurang sukses dalam membuat orang menjadi buta, cacat dan menderita sehingga Tuhan menambahkan beberapa lagi orang cacat dan buta? Tentu tidak ! Atau Tuhan seperti pribadi yang begitu keras dan kejam, seperti yang selama ini kita lihat dari sisi Perjanjian Lama dimana orang Israel ketika sedikit saja berdosa langsung di"hajar" dengan kusta dan bahkan kematian. Puji Yahweh Adonai bahwa ketika mengerti makna Perjanjian Manusia (bd.lesson Perjanjian Manusia dengan lesson Perjanjian Roh) dan ketika mengerti akan makna Hukum Sebab Akibat membuat mata kita tercelik. Hari ini kita ada dalam Perjanjian yang lebih mulia dimana ukuran Tuhan dalam menerapkan "templakan, tegoran dan hajaran" bukan lagi secara fisik terhadap kita tetapi secara spiritual (bd. Lesson Hukum Roh). Dan segala sesuatu pasti ada penyebab dan akibatnya hanya Tuhan yang tidak ada yang menyebabkan dan bukan akibat dari suatu sebab.

Sekali lagi lewat perumpamaan ini mari kita belajar membedakan antara diproses, akibat kesalahan sendiri, akibat kutuk, akibat ketidak-tahuan (lack of knowledge) dan akibat pekerjaan iblis. Akan sangat berbeda jika saya dipukuli orang sekampung karena mencuri ayam (kesalahan sendiri). Atau dipukuli orang-orang sekampung karena pekerjaan iblis mempengaruhi saya untuk iseng-iseng pukulin anak pak RT di kampung itu. Atau dipukuli orang sekampung karena saya tidak tahu dikampung itu sedang ada tawuran (lack of knowledge). Atau dipukuli orang sekampung akibat saya mempertahankan iman. Mari kita belajar bersama Ruach HaKodesh untuk terproses karena respon untuk mengikuti Hamasiah dengan memikul salib dan menyangkal diri kita.

Namun ketika kita terproses oleh darah-Nya, oleh respon kita untuk "bayar harga" untuk menerima yang "lebih", ketika kita diproses, dimurnikan dan dimuliakan lewat padang gurun marilah kita belajar mengucap syukur. Kadang kita bertanya, apakah kita punya kemampuan untuk melakukan perintah Tuhan untuk "mengucap syukur dalam segala keadaan?" - Jelas manusia tidak memiliki kemampuan itu. Kalau bukan Ruach HaKodesh yang memberikan kemampuan, maka kita tidak akan pernah mampu. Jadi apa yang menjadi bagian kita jika kemampuan untuk mengucap syukur itupun adalah pekerjaan Tuhan? Bagian yang kita harus kerjakan adalah "meresponi" Kebenaran Tuhan. Hanya respons! Dan selanjutnya Dia yang akan bekerja memampukan kita. Responi Kebenaran Tuhan dengan mengucap syukur karena pencobaan itu tidak melebihi kekuatan kita (sekalipun Tuhan tidak mencobai tapi manusia jatuh kedalam pencobaan karena keinginan daging sendiri), mengucap syukur karena Dia turut bekerja sama dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (sekalipun itu akibat kesalahan sendiri dan akibat kebodohan kita).. Mengucap syukur karena oleh bilur-bilurNya kita SUDAH disembuhkan dari berbagai penyakit dan ke-cacat-an kita. Tanpa diresponi Dia tidak mungkin bekerja !

Jadi siapapun anda, bagaimanapun kondisi fisik anda, bagaimanapun kondisi kehidupan anda, selama anda memiliki Roh Tuhan di dalam anda maka anda tidak dapat berdalih. Tuntutan Tuhan untuk kita mengerti kebenaran akan kesempurnaan perlindungan dan pekerjaan-Nya di Golgotha 2000 tahun yang lalu untuk kita mengucap syukur dalam segala keadaan akan membuka peluang untuk terjadinya mukjizat dalam hidup kita dengan iman. By faith ! Elohim telah melindungi dan akan membawa kita lewat proses kedalam rancangan-rancangan "damai sejahtera" yang memberikan masa depan yang penuh dengan pengharapan. Waktunya untuk membuat keputusan, untuk menerima rancangan-Nya tersebut atau bahkan menolaknya, it's all your choice. (Budiyanto S).



back to:   Mengapa Ada Yang Lahir Cacat? >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Mengapa Ada Yang Lahir     Cacat?
2. Tuhan Mengijinkan?
3. Kesalahan Siapa?
4. Menyaring Yang Benar dan     Yang Salah.
5. siapakah YANG BERDOSA     sehingga ia dilahirkan buta?
6. Terang Itu...!
7. Renungkan dan Mengucap     Syukur.

      

  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.