MAIN MENU
  HOME
  Articles
   israel
   general
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME ARTICLES ISRAEL SODOM & GOMORAH

Kurang lebih 20 tahun setelah Abraham menyelamatkan Lot dari tangan raja-raja dari Timur, ia kembali menemukan anak saudaranya itu berada di dalam bahaya. Walaupun masyarakat kota-kota yang ditolong Abraham berhutang budi yang besar kepada leluhur Israel tersebut (Kejadian 14:16-24), mereka tetap tidak mau menyembah Elohim Abraham. Kejahatan mereka tidak berkurang bahkan setelah malaikat Tuhan mengunjungi Sodom (Kejadian 13:13). Pada akhirnya Tuhan memutuskan untuk menghukum kota Sodom dan Gomorah seperti yang terjadi pada penduduk bumi di zaman Nuh (Kejadian 18:20-21; 19:13). Lewat campur tangan Abraham, Tuhan menyelamatkan Lot dan keluarganya dengan suatu peringatan. Walaupun isterinya berubah menjadi tiang garam karena ketidaktaatannya, Lot dan dua anak perempuannya berhasil mencapai Zoar dengan selamat. Sodom dan Gomorah serta ke-empat kota lainnya dimusnahkan Tuhan dengan hujan api dan belerang. Sejak saat itu penghancuran Sodom dan Gomorah telah menjadi peringatan bagi mereka yang senang berkecimpung dalam dosa penyimpangan sexual, bahkan sampai dengan hari ini.

LOKASI SODOM DAN GOMORAH
Dengan berkembangnya studi tentang tanah Palestina di awal abad lalu, minat untuk menemukan kembali lokasi dan bekas-bekas kedua kota itu semakin besar. Walaupun belum satupun dari bekas kota-kota tersebut yang ditemukan kembali, para ahli sepakat bahwa lokasinya ada di bawah permukaan ujung selatan Laut Mati.

Bukti-bukti yang membenarkan muncul dari berbagai kegiatan penelitian Arkeologi, yang sudah dibukukan oleh J. Penrose Harland. Dalam Kitab Suci kita dapat menemukan beberapa petunjuk yang akan menuntun kita pada kesimpulan bahwa Sodom dan Gomorah terletak di bagian selatan Laut Mati. Sebagian dari data-data Kitab Suci memberi petunjuk yang jelas, yaitu: Pertama, dalam Kejadian 14:10 dikatakan bahwa perang antara empat raja melawan lima raja terjadi di Lembah Sidim yang banyak memiliki sumur aspal. Aspal memang banyak terdapat di laut Mati, khususnya di bagian selatannya. Kedua, menurut Kejadian 19:20-23, Lot melarikan diri dari Sodom ke tempat di dekat Zoar. Sejarah mencatat bahwa dalam zaman Romawi, Byzantin dan Arab, ada sebuah kota kecil bernama Zoar (Zohar) yang letaknya diujung selatan Laut Mati. Karena tidak ada petunjuk kalau situs arkeologi ini pernah dihuni pada masa sebelum adanya kekristenan, maka dipercaya bahwa Zoar tua zaman Abraham telah terkubur di dasar Laut Mati, dan namanya telah dialihkan ke kota lain yang ada di dekatnya (Albright, Archaeology of Palestine and the Bible, hal 135). Setidak-tidaknya nama Zoar telah digunakan lagi sebagai nama suatu tempat di daerah itu. Ketiga, Kejadian 14:3 mengatakan bahwa pertempuran antara raja-raja terjadi di "lembah Sidim, yakni Laut Asin". Ini menunjukkan bahwa lembah Sidim itu kemudian tergenang oleh air asin atau Laut Mati tersebut. Arkeolog Yosephus menguatkan kesaksian Kitab Suci itu dengan berkata bahwa dengan lenyapnya Sodom lembah tersebut telah menjadi sebuah danau yang dinamakan "Aspalitis", satu sebutan untuk Laut Mati. Oleh berjalannya waktu, tingginya permukaan air Laut Mati terus bertambah sampai saat ini. Dibuktikan dengan adanya sejumlah besar pohon berusia ratusan tahun ditemukan tegak berdiri di dalam air diujung selatan Laut Mati. Jalan kuno yang mengelilingi tepi selatan laut ini sudah sejak akhir dua abad lalu terbenam di bawah termasuk Sodom dan Gomorah. Di benteng tersebut tidak ditemukan tempat tinggal yang bersifat permanen walaupun ada perkuburan dan pusat peribadatan. Tetapi situs arkeologi tersebut tidak lagi menjadi bukti pendukung setelah ditemukannya tembikar dan beberapa benda hasil kerajinan tangan yang dibuat antara tahun 2300 dan 1900 sM. Tetapi pada tahun 1959, beberapa orang pilot pesawat terbang yang melintasi daerah tersebut (area di utara El Lisan) melaporkan telah melihat suatu pemandangan yang tampaknya seperti bekas-bekas pilar, jalan-jalan, dan rumah-rumah di dasar Laut Mati. Sebagian orang kemudian berspekulasi bahwa itu adalah bekas-bekas Gomorah kuno (Chicago Sun Times, 28 Desember 1959).



next:   Lokasi Sodom & Gomorah Continue. >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Lokasi Sodom & Gomorah.
2. Lokasi Sodom & Gomorah Cont.
3. Lempengan Ebla.
4. Apa Yang Terjadi?
5. Bau Busuk Sodom & Gomorah.

      

  ISRAEL ARTICLE
1. Tembok Ratapan     The Wailing     Wall
2. Symbol Iblis Di Yerusalem:     Gedung Mahkamah Agung     Israel
3. Heart of Israel
4. Pandangan Umum 1: Israel     Sebagai Tanda Akhir Zaman
5. Dataran Tinggi Golan (The     Golan Heights)
  GENERAL ARTICLE
1. PERDUKUNAN : Astrologi, Sihir      & Paranormal
2. Obelisk
3. SYMBOL & LOGO SETAN: Bisnis     Lucifer.
4. KLONING: Proyek Ambisius.
5. MONDEX: MONETARY DEXTER     (Global Cashless Society)
  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.