MAIN MENU
  HOME
  Articles
   israel
   general
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME ARTICLES ISRAEL Tembok Ratapan ; The Wailing Wall


PENDUDUKAN WILAYAH
Komite Internasional ini kemudian mengadakan pertemuan pertama di Yerusalem pada musim panas 1930. Hasilnya bukan penyelesaian tetapi bahkan memperuncing pertikaian antara Yahudi dan Islam khususnya mengenai otoritas kontrol di Tembok Barat. Disatu saat Yahudi menguasai seluruh wilayah tetapi dilain saat Yahudi dilarang untuk meniup shofar disana, bahkan kemudian dilarang untuk mendekati wilayah Tembok Barat. Demikian seterusnya pertikaian ini berkepanjangan sampai dengan tahun 1947 dimana terjadi kerusuhan berdarah dengan banyak korban, dimana kedua belah pihak dilarang oleh otoritas Inggris untuk mendekati Tembok Barat. Bulan Mei 1948 sesaat setelah bangsa Yahudi memproklamirkan kemerdekaan Israel maka pasukan internasional membagi dua kota Yerusalem. Yerusalem Timur berada dibawah otoritas Yordania dan Yerusalem Barat dibawah otoritas Israel. Tembok Barat yang berada di wilayah timur semakin menjauh dari kehadiran ritual Yahudi. Hal ini berlangsung sampai tahun 1967 dimana terjadi peperangan yang sengit antara Israel dengan Arab selama 6 hari, yang di mulai tanggal 5 juni. Israel dikepung oleh aliansi hampir 20 negara Arab yang bersatu membentuk kekuatan.

Tetapi sejarah membuktikan, sebagaimana Daud dan Goliat, kemenangan ada di pihak Israel yang kecil dan terkepung. Pada peperangan hari yang ketiga (7 Juni), Israel berhasil memukul mundur koalisi Arab di Yerusalem Barat. Pasukan payungnya mendarat dan secara luar biasa merebut seluruh wilayah yang di kuasai Yordania dan Syria. Terjadi pengambil alihan otoritas sepenuhnya atas seluruh wilayah The Temple Mount (bukan hanya di tembok Barat), bahkan seluruh kota Yerusalem. Sejak saat itu (sampai saat ini) orang muslim bahkan harus minta surat izin (pass-entry) dari tentara Israel untuk dapat masuk ke Al-Aqsa dan Dome Of The Rock. Otoritas muslim atas seluruh Yerusalem ditiadakan kecuali otoritas untuk menyelenggarakan ibadah mereka di Dome Of the Rock dan Al-Aqsa, termasuk tugas memelihara keberadaan situ-situs dan membersihkan sampah-sampah (ketentuan ini masih berlaku hingga sekarang).

Perang 1967 juga menjadi awal perubahan di wilayah Tembok Barat. Seperempat dari wilayah muslim dirobohkan rata dengan tanah. Bangunan-bangunan mereka yang ada disekitar area Tembok Barat diambil alih. Tempat-tempat kumuh mereka ditiadakan, diganti dengan area kosong untuk ibadah Yahudi, suatu area besar yang dapat menampung ratusan ribu orang sekaligus. Sejak saat itu semua orang Yahudi bebas untuk mengadakan pertemuan di area pusat doa Tembok Ratapan, kapan saja, sepanjang tahun, 24 jam sehari. Demikianlah mereka merdeka untuk menjalankan tradisi ritual mereka di Tembok Ratapan. Sampai hari ini mereka selalu menyentuh Tembok Barat dengan tangan dan kepala dan meratap dengan air mata. Mereka menyelipkan kertas-kertas doa diantara batu-batuan tembok. Dalam empat puluh tahun lebih (sejak 1967) bekas-bekas tangan dan kepala serta air mata mereka telah menjadikan permukaan dinding Tembok Barat berubah warna dan rasa - mulai dari dasar tembok sampai setinggi orang dewasa, permukaan batunya berbeda. Tembok Ratapan seakan disemir dan dipoles oleh sentuhan tangan para pendoa, diusap oleh rambut para pendoa, dan dimeteraikan oleh air mata para pendoa untuk satu pengharapan: Hadirnya kembali Bait Suci Yahudi.(RP)

"kamu menghitung rumah-rumah di Yerusalem, dan kamu merobohkan rumah-rumah untuk meneguhkan tembok" (Yesaya 22:10).



Dengarlah ratapan mereka:
"Ingatlah, ya YHVH, apa yang terjadi atas kami, pandanglah dan lihatlah akan kehinaan kami. Milik pusaka kami beralih kepada orang lain, rumah-rumah kami kepada orang asing. Engkau, ya YHVH, bertakhta selama-lamanya, takhta-Mu tetap dari masa ke masa! Mengapa Engkau melupakan kami selama-lamanya, meninggalkan kami demikian lama? Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya YHVH, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala! Atau, apa Engkau sudah membuang kami sama sekali? Sangat murkakah Engkau terhadap kami?" (Ratapan 5:1-2,19-22).

Waktunya gereja Tuhan untuk "sharing faith" dengan bangsa Yahudi sebagai salah satu cara untuk "memberkati" Israel. Sesuai dengan Visi Global Elohim, The Covenant Holders meratakan jalan bagi penggenapan segala rancangan Elohim atas Israel, khususnya dalam menggenapi berdirinya kembali Bait Suci Yahudi sebagaimana dinubuatkan dalam Yehezkiel 40-44 dan diisyaratkan juga dalam 2 Tesalonika 2:4. Kehadiran kembali ibadah korban sembelihan dan korban santapan (Daniel 9:27) akan menjadi momen penting bagi Israel untuk mengakhiri "Perjanjian Lama" dan masuknya mereka kedalam Perjanjian Baru (Roma 11) melalui kesaksian Musa dan Elia (Wahyu 11) untuk memperoleh keselamatannya. Berbagai tindakan profetik telah dilakukan (dan akan terus dilakukan), baik di Mount Temple maupun di Tembok Ratapan, bahkan di Warren Gate Tunnel (dibawah tanah). Hallelu-YAH…!

"Sebab Elohim telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan" (Ibrani 11:40).



next:   1. The Wall >>







  ARTICLE CONTENT:
1. The Wall.
2. Tradisi Yahudi & Tembok Barat.
3. Perjalanan Sejarah.
4. Pendudukan Wilayah.

      

  ISRAEL ARTICLE
1. Tembok Ratapan     The Wailing     Wall
2. Symbol Iblis Di Yerusalem:     Gedung Mahkamah Agung     Israel
3. Heart of Israel
4. Pandangan Umum 1: Israel     Sebagai Tanda Akhir Zaman
5. Dataran Tinggi Golan (The     Golan Heights)
  GENERAL ARTICLE
1. PERDUKUNAN : Astrologi, Sihir      & Paranormal
2. Obelisk
3. SYMBOL & LOGO SETAN: Bisnis     Lucifer.
4. KLONING: Proyek Ambisius.
5. MONDEX: MONETARY DEXTER     (Global Cashless Society)
  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights © 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.