MAIN MENU
  HOME
  Articles
  News & Info
  Teachings
  Questions & Answers
  Prophetic Mission
  Mission in Pictures
  Prayer Statement
  Book of Worship
  Bulletins
  About CPM
  Contact CPM
  HOME PRAYER STATEMENT CHRISTMAS 2007

Yeshua Hamasiah - Yesus Kristus
APAKAH KELAHIRAN-NYA MASIH BERMAKNA BAGI GEREJA TUHAN?

Berbicara mengenai kelahiran (baca: natal) Yeshua Hamasiah seharusnya memahami penggenapan nubuat Kitab Suci mengenai kedatangan-Nya yang pertama untuk menjadi tebusan bagi dosa dunia melalui karya salib yang monumental. Apakah semua kita orang Kristen memiliki pengertian itu? Ataukah hari natal hanya identik dengan pesta-pesta? hanya sarat dengan pengertian kebiasaan dalam tradisi gereja? Sesuatu yang "terbiasa" biasanya diikuti dengan menghilangnya makna, kebiasaan merayakan natal berubah menjadi sebatas perayaan tradisi yang kehilangan kemurnian dan kedalaman maknanya.

Jutaan lembaga gereja diseluruh dunia dengan setia merayakan kelahiran Hamasiah setiap tahun dan menganjurkan milyaran jemaatnya untuk berpartisipasi di dalamnya. Kota-kota berubah menjadi semarak dengan suasana, atribut dan ornamen natal. Tidak terhitung lagi berapa banyak kegiatan yang dilakukan oleh jemaat-jemaat Tuhan dalam rangka memperingati kelahiran Sang Juru Selamat Dunia. Adakah sesuatu yang salah disitu? Sama sekali tidak! Dunia pantas bermegah dan wajib bersukacita karena kedatangan Yeshua Hamasiah dan karya keselamatan-Nya. Gereja Tuhan hendaknya tetap menjadi pelopor yang aktif dalam merayakan natal. Tetapi disisi lain, ada hal-hal yang perlu bergerak seimbang dengan segala bentuk kemegahan-kemegahan fisik. Ada prioritas kepentingan dan harapan Tuhan yang jauh lebih bernilai atas gereja-Nya, terutama yang hidup di periode hari-hari terakhir menjelang kedatangan-Nya kembali ke bumi ini. Pengharapan Tuhan seharusnya menjadi prioritas hidup umat-Nya. Minimal menyatakan pertumbuhan spiritual yang pasti dengan menghadirkan bentuk kehidupan religius yang berubah dan meningkat. Tetapi faktanya, begitu banyak gereja Tuhan berjalan menjauh dari pengharapan Tuhan, gereja kehilangan fokus. Makna natal yang sebenarnya telah tergeser oleh tradisi-tradisi agamawi, gereja Tuhan tanpa sadar berjalan dalam kemegahan yang semu, nilai-nilai spiritual telah tersingkir oleh hal-hal daging yang materialistik.

Kemegahan spiritual berganti dengan kemegahan-kemegahan duniawi yang palsu, gereja menjadi semakin penuh dengan kompromi. Tidak ada lagi pesan yang jelas dan serius dari banyak mimbar-mimbar. Bahkan banyak mimbar-mimbar gereja tidak mampu lagi menyatakan "Demikianlah Firman Tuhan" dengan penuh kuasa Roh dalam nuansa pertobatan dan kebangunan rohani, tidak ada lagi seruan-seruan dan peringatan-peringatan untuk mempersiapkan diri menjelangi kedatangan kembali Yeshua Hamasiah dalam kapasitas sebagai Raja diatas segala raja dan hakim yang akan menghakimi semua manusia (1 Petrus 4:5; 2 Timotius 4:1). Bahkan banyak gereja bahkan tidak lagi memiliki "Otoritas Kerajaan dan Kuasa Kebangkitan" sebagaimana dinyatakan di dalam gereja mula-mula, sehingga "alam maut" banyak menguasai gereja Tuhan. Rumah sakit penuh dengan orang Kristen, begitu banyak umat yang menyerah kepada sakit penyakit dan mati konyol oleh penyakit tersebut. Mengapa janji Tuhan yang mengatakan: "alam maut tidak akan berkuasa atas gereja-Nya" (Matius 16:18) dan "oleh kuasa bilur-bilur-Nya kita sudah disembuhkan" (1 Petrus 2:24), tidak digenapi di dalam hidup begitu banyak orang Kristen saat ini? Gereja kehilangan fokus, kehilangan otoritas dan kuasa, kehilangan pengertian dan makna untuk apa Yeshua Hamasiah yang adalah Tuhan masuk kedalam dimensi manusia melalui kelahiran-Nya di Bethlehem 2000 tahun yang lalu.

--- Kelahiran Yeshua Hamasiah seharusnya bermakna "kemerdekaan" di dalam Dia. Bebas dari segala dosa dan kutuk, dari segala sakit penyakit dan kelemahan, dan hidup di dalam hidup yang berkelimpahan (Yohanes 10:10) dalam segala berkat rohani (Efesus 1:3) Kerajaan dan Kebenaran dimana berkat-berkat materi akan mengikuti sebagai "lain-lain" yang ditambahkan (Matius 6:33), itulah makna kemerdekaan. Kemerdekaan yang bersifat hidup, dinamis dan progresif, dimana gereja Tuhan dituntun oleh Ruach HaKodesh (Roh Kudus) kepada seluruh kebenaran, menjadi anak-anak sulung, gereja yang dewasa yang sarat dengan "kwalitas spiritual" sebagai persiapan menjelang kedatangan Yeshua Hamasiah kembali. Gereja yang hidup, bukan gereja yang penuh dengan tradisi, bukan gereja yang penuh dengan proyek-proyek kedagingan dari apa yang dinamakan ambisi manusia, bukan gereja yang penuh dengan kompromi dan penyakit. Jalan sudah terbuka melalui Dia, Yeshua Hamasiah telah melakukannya bagi kita dua ribu tahun yang lalu, bahkan kemampuan sudah diberikan oleh Ruach HaKodesh untuk kita sampai kepada "target akhir": mencapai standart kehidupan yang menjadi harapan Tuhan, merdeka di dalam segala aspek kehidupan kita, dari sakit-penyakit, dari kebangkrutan dan kemiskinan, dari perpecahan rumah tangga, dari segala keterikatan, dst. Buktikan bahwa di dalam kebenaran yang kita lakukan oleh Roh-Nya, ada janji kemerdekaan (Roma 8:2; Yohanes 8:32; Galatia 5:1).



next:   Continue. >>







  ARTICLE CONTENT:
1. Introduction.
2. Yeshua Hamasiah =      Kemerdekaan.
3. Yeshua Hamasiah = Salib.
4. Yeshua Hamasiah =      Kebangkitan.

     

  BULLETINS


 
Home | Articles & Readings | News & Events | Teachings | Q&A | Prophetic Mission
Mission In Picture | Prayer | Worship |Bulletins |Resources | About Us | Contact Us
Copyrights 2008 Cherubims Prophetic Ministry. All Rights Reserved.